TUGAS IB
1. Sebutkan dan jelaskan kelemahan dari koreksi radiometrik relatif !
- Asumsi yang digunakan dalam koreksi radiometrik relatif ini adalah dalam suatu perekaman ada objek yang menyerap energi dengan sempurna tanpa melakukan pantulan sedikit pun. Namun asumsi tersebut tidak selalu benar, karena kadangkala tidak terdapatnya objek pada suatu perekaman yang menyerap energi secara sempurna yang bernilai 0.
- Pengkaitan antar suatu nilai piksel (respon spektral) dengan nilai atau kondisi biofisik tertentu kadangkala menuntut informasi yang lebih akurat tentang besarnya energi yang diterima oleh sensor. Kebutuhan semacam ini akan terasa ketika data nilai spektral citra perlu dibandingkan dengan data hasil pengukuran radiansi spektral di lapangan.
- Nilai pantulan objek yang sudah terkena gangguan, misalnya hamburan atmosfer atau pengaruh sudut iluminasi matahari, menyebabkan nilai pantulan akan berbeda dan tidak sesuai dengan nilai aslinya. Hal ini belum dapat terkoreksi pada koreksi radiometrik absolut.
- Koreksi radiometrik relatif merupakan koreksi yang berada di dalam citra. Hasil koreksi akan kurang akurat jika tidak dibarengi dengan koreksi radiometrik luar citra pada kasus daerah yang heterogen.
- Tidak memperhatikan kondisi perekaman citra.

