Pages

Senin, 24 Juni 2013

TUGAS PRAKTIKUM PEMROSESAN CITRA DIGITAL ACARA I KOREKSI CITRA (1B dan IC)

TUGAS IB

1.      Sebutkan dan jelaskan kelemahan dari koreksi radiometrik relatif !
-          Asumsi yang digunakan dalam koreksi radiometrik relatif ini adalah dalam suatu perekaman ada objek yang menyerap energi dengan sempurna tanpa melakukan pantulan sedikit pun. Namun asumsi tersebut tidak selalu benar, karena kadangkala tidak terdapatnya objek pada suatu perekaman yang menyerap energi secara sempurna yang bernilai 0.
-          Pengkaitan antar suatu nilai piksel (respon spektral) dengan nilai atau kondisi biofisik tertentu kadangkala menuntut informasi yang lebih akurat tentang besarnya energi yang diterima oleh sensor. Kebutuhan semacam ini akan terasa ketika data nilai spektral citra perlu dibandingkan dengan data hasil pengukuran radiansi spektral di lapangan.
-          Nilai pantulan objek yang sudah terkena gangguan, misalnya hamburan atmosfer atau pengaruh sudut iluminasi matahari, menyebabkan nilai pantulan akan berbeda dan tidak sesuai dengan  nilai aslinya. Hal ini belum dapat terkoreksi pada koreksi radiometrik absolut.
-          Koreksi radiometrik relatif merupakan koreksi yang berada di dalam citra. Hasil koreksi akan kurang akurat jika tidak dibarengi dengan koreksi radiometrik luar citra pada kasus daerah yang heterogen.
-          Tidak memperhatikan kondisi perekaman citra.

Sabtu, 08 Juni 2013

UAS semester 4

Bismillahirrahmanirrahim
akhirnya bertemu kembali dengan momen momen seperti ini, alhamdulillah Allah masih memberiku rezeki umur yang panjang beserta kesehatan yang tak ternilai harganya :')

yapp, semester 4 masih memberiku sejuta kenangan, sejuta impian, bahkan sejuta asa dan harapan yang masih berterbangan. Bagaimana tidak? di awal semester sudah dihadapkan dengan rencana2 besar,
aku sendiri bahkan tak yakin mampu menjalaninya.
Tapi sejauh ini, alhamdulillah Allah memberiku kemudahan, kelancaran dalam setiap urusan yang berdatangan silih berganti. Walaupun terkadang beberapa agenda tidak bisa terselesaikan dengan maksimal :(

Ujian Akhir Semester 4 yang sudah menjadi agenda yang terencanakan dan harus direalisasikan sudah berada di depan mata. 2 mminggu ke depan agenda tersebut sudah ter plot kan dalam guratan takdir kehidupan. InsyaAllah.
Bismillah, semoga semuanya berjalan lancar, berjalan sesuai dengan hati nurani kita. Semoga semua ilmu yang didapat di semester ini barokah dan dapat diamalkan ke depannya. Aminn

hihiii jadi ingat jargon beberapa waktu yang lalu
" SEMESTER 4 IP 4"  amin amin amin ya Rabbal Alamin

tak lupa, semoga beberapa agenda yang "terselip" di UAS bisa berjalan lancar juga
1. PKM EASY, semoga mendapat jalan keluar yg baik :')
2. GEOSPACE, KSK kece, semogaa diberi kekuatan dalam tugas2nya, semoga semuanyaa lancaaaarrrrr :)
3. AIM suksessss sess sess, hidup REKOR MURI
4. GEOS, semoga segera mendapat kecerahan dari pihak2 dekan :) KSK lancarrr jayaaaaa

amin amin amin ya Rabbal Alamin

Rabu, 08 Mei 2013

Pure Endmember

Haii kawan.. ini ada sedikit tutorial mengenai operasi pure endmember di ENVI.  Belum lengkap sih, karena baru nyampe klasifikasi visual dan PPI. InsyaAllah minggu depan udah bisa nambah yang dari spectral library :) semoga bermanfaat

Senin, 06 Mei 2013

Pecede bikin galau !!

Berawal dari suatu malam, di saat kita lg pusing memikirkan bagimana cara melakukan transformasi citra Landsat !!

dari sedikit ilmu yg didapat di Lab siang tadi, akhirnya ak berani mencoba membuat suatu tutorial koreksi radiometrik dan transformasi citra apa adanya
berikut linknya ..

Rabu, 10 April 2013

Meja Telepon Ibu : Sebuah Saksi Perjalanan Meraih Mimpi Mahasiswi Teknik Nuklir UGM


Meja Telepon Ibu

Siti Horiah 
Mahasiswa Program Studi Teknik Nuklir 2012

Disudut ruang tamu kami, yang luasnya tidak lebih dari 4m2 itu terletak sebuah meja kecil berwarna hitam. Meja itu adalah sebuah meja telepon rumah yang sudah beralih fungsi sebagai meja belajarku. Meja itu adalah satu-satunya meja yang ada di rumah kami, meja yang sampai saat ini masih dibiarkan ibuku tetap berdiri tegak dan masih tetap berada dirumah kami dengan sebuah alasan yang tak aku ketahui.

Beginilah kondisi rumah kami setelah peristiwa kebangkrutan usaha ayahku. Demi menyambung nyawa keluarga kami, ibu rela menjual barang-barang berharga yanga ada di rumah kami pada tetangga sekitar. Ibuku tidak tahu lagi harus berbuat apa, dan tidak tahu lagi bagaimana caranya mendapatkan uang untuk membeli beras. Beliau menjual satu persatu barang-barang berharga kami, setiap kali datang waktu makan. Mulai dari beberapa pakaian ibuku yang paling beliau suka, alat-alat dapur seperti gelas, piring, panci, dispenser, bahkan sendok dan garpu pun ikut habis terjual.

Jumat, 08 Februari 2013

Semester 3 yang mengharu biru

Seperti inilah yang selalu saya lakukan. Mengulas semua kejadian yang pernah terjadi dalam kehidupan yang luar biasa ini. Bagaimana tidak, langkah langkah kehidupan terus memacu persendian tulang, berharap semuanya lebih baik dari sebelumnya. Seperti yg dikatakan oleh Mas Anggit "Kamu tidak akan pernah bisa berdandan kalau kamu tidak bercermin". Artikan sendiri :p

oke, sesuai dengan judulnya "Semester 3 yang mengharu biru". Tentu bagi kalian yang kuliah di fak. geografi ugm, khususnya prodi KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH, semester 3 menjadi batu loncatan keaktifan kalian di depan komputer, di depan buku, dan di depan banyaak laporan. Hahaa, namun seperti itulah memang keadaannya.

Saya jarang sekali menyinggung laporan praktikum di jejaring sosial seperti facebook, twitter, tumblr, dll. Namun, ijinkanlah saya kali ini mengulasnya. 

Sabtu, 29 Desember 2012

Beberapa Macam Wahana Pemotretan Udara



1. Fixed Wing Aeromodelling/ Pesawat sayap tetap
Pesawat bersayap tetap atau pesawat terbang adalah pesawat udara yang terbang bukan karena gerakan pada sayap, pesawat sayap tetap terbang saat pesawat melaju melalui udara, pergerakan pada sayap menghasilkan gaya angkat yang mengangkat pesawat. Pesawat bersayap tetap berbeda dengan pesawat bersayap putar atau ornitroper, yang terbang dengan sayap yang bergerak dan menghasilkan gaya angkat. Pesawat bersayap tetap memanfaatkan prinsip Bernoulli, yaitu suatu fluida yang bergerak lebih cepat memiliki tekanan yang lebih rendah dibandingkan dengan fluida yang bergerak lebih lambat. Karena sisi sayap bagian atas lebih panjang daripada sisi sayap bagian bawah (karena kelengkungan permukaan sayap di bagian atas), maka udara yang mengalir lebih cepat di bagian atas daripada di bagian bawah. Perbedaan kecepatan udara itulah yang menyebabkan pesawat dapat terbang.

Tugas PTT


1.   Definisi peta topografi dan atau peta Rupabumi Indonesia
        Peta topografi merupakan peta yang menggambarkan kenampakan permukaan bumi. Dalam pengertian yang lebih luas, topografi tidak hanya mengenai bentuk permukaan saja, tetapi juga vegetasi dan pengaruh manusia terhadap lingkungan, dan bahkan kebudayaan lokal. Topografi umumnya menyuguhkan relief permukaan, model tiga dimensi, dan identifikasi jenis lahan. Peta topografi menyajikan gambaran permukaan bumi dengan seteliti mungkin sejauh skalanya memungkinkan, dan menunjukkan elemen-elemen baik alami (natural) maupun cultural (man made).Sebelum bakosurtanal membuat peta yang kemudian dinamakan Rupa bumi Indonesia, telah dikenal jenis peta topografi yang dibuat oleh Army Map Service (AMS) US, yang kemudian dinamakan LCO (Lambert Conical Orthomapic).
        Peta Rupa Bumi Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Peta RBI menurut BAKOSURTANAL didefinisikan sebagai peta topografi yang menampilkan sebagian unsur-unsur alam dan buatan manusia di wilayah NKRI.

Jumat, 28 Desember 2012

Jurnal Fotogrametri


Praktikum Fotogrametri Dasar Lapangan
APLIKASI GROUND CONTROL POINT (GCP) DALAM PEMBUATAN DIGITAL SURFACE MODEL SEBAGIAN WILAYAH PARANGENDOG
Kelompok 1 Praktikum Fotogrametri Dasar*
*Dicky Setiady, Dwi Santy R.,Elok Azza, Eni Susanti, Imron Rosadi, Khusna Tania, M. Warizmi Wafiq, Shanti Puspitasari
 

Abstrak
Tujuan dari praktikum lapangan ini adalah pengaplikasian Virtual Stereoplotter untuk menghasilkan DSM. Wilayah yang dijadikan area kajian adalah Parangendog yang memiliki topografi beragam. Untuk menentukan titik-titik yang akan dijadikan GCP perlu diperhatikan aspek persebaran yang merata dan titik-titik yang diambil harus mewakili ketinggian yang beragam. Apabila proses pengambilan GCP ini selesai dilakukan di lapangan, selanjutnya adalah proses laboratorium untuk memproses dengan software tersebut. Input GCP perlu dilakukan sebagai tahap awal untuk kemudian ditentukan tie point dan dilakukan cross correlation atau pembuatan titik-titik lain secara otomatis. Untuk mengurangi RMS error dapat dilakukan dengan bunddle adjustment. Sehingga dari hasil pengolahan ini didapatkan DSM dan profil melintang area yang dikaji.
Kata kunci: DSM, GCP, Virtual Stereoplotter
Abstract
The aim of this field work is the application of virtual field Stereoplotter to generate DSM. The area which is used as the study area is Parangendog with diverse topography. To determine the points that will be used as GCP aspects need to be considered equal distribution and the points are taken to represent a variety of heights. When the process is completed GCP collection in the field, then, is the laboratory for processing with the software. Input GCP needs to be done as a first stage and then set tie point and do cross correlation or making other points automatically. To reduce the RMS error can be bunddle adjustment. So that is obtained from the processing of DSM and transverse profiles studied area.
Keywords: DSM, GCP, Virtual Stereoplotter

Sabtu, 17 November 2012

Tugas PJ Foto 2


1.       Jelaskan pengertian dari aperture, kecepatan rana dan sensivitas sensor !
                Aperture merupakan salah satu komponen lensa berbentuk lubang yang bisa diatur diameternya, dari yang terbesar hingga terkecil. Bila bukaan diafragma besar maka lensa akan memasukkan lebih banyak cahaya, bila bukaan dibuat lebih kecil maka cahaya yang masuk akan dikurangi. Besar kecilnya bukaan dinyatakan dalam deret f number, dimana bukaan besar punya f number kecil (missal f/1.8) dan bukaan kecil punya f number besar (missal f/22 atau f/36).

Hal   hal yang perlu diingat berkaitan dengan bukaan diafragma adalah:
a.       Semakin besar bukaan, cahaya yang masuk akan semakin banyak, sehingga foto kan semakin terang
b.      Semakin kecil bukaan, maka cahaya yang masuk akan semakin sedikit, sehingga foto akan semakin gelap
c.       Bukaan besar akan membuat ruang tajam (depth of field) menjadi semakin sempit, sehingga obyek akan tajam sedang latar belakang akan blur (out of focus)
d.      Bukaan kecil akan membuat obyek dan latar belakang sama sama tajam
                Shutter speed berfungsi mengatur durasi atau lamanya eksposur. Untuk mengatur durasi ini, ada komponen dalam kamera yang bernama shutter, yang bertugas membuka dan menutup. Waktu yang dibutuhkan shutter untuk membuka dan menutup disebut dengan kecepatan rana, dinyatakan dalam detik. Kecepatan rana di kamera umumnya berkisar antara 1/4000 detik (sangat cepat) hingga beberapa detik (sangat lambat)

Minggu, 11 November 2012

Tugas PJ Foto 1


1.      Cari informasi mengenai beberapa jenis kamera udara seperti kamera multilensa, kamera strip, kamera panoramic, dan kamera konvergen. Jelaskan cara kerja dari masing-masing kamera tersebut !

a.      Kamera Multilensa
Kamera multilensa dirancang untuk memperoleh fotografi multisaluran pada empat saluran spectral. Daerah yang sama diindera pada film inframerah hitamputih yang diberi filter guna memperoleh panjang gelombang spectrum tertentu pada biru, hijau, merah dan inframerah pantulan yang terpisah. Pemisahan pantulan obyek melalui fotografi multisaluran biasanya menghasilkan kontras yang dipertajam antara jenis kenampakan obyek yang berbeda antara kondisi yang berbeda bagi obyek yang sama. Untuk mengoptimalkan kontras ini, perlu dipilih paduan film dan filter yang baik untuk kenampakan tertentu yang diinginkan pada daerah spectral dimana dapat diketahui terdapatnya beda pantulan sp[ektral maksimum, atau diduga adanya beda pantulan spectralnya.
(Lillesand dan Kiefer, 1979)
Kamera multilensa pada dasarnya memiliki prinsip kerja yang sama dengan kamera biasa (lensa tunggal). Namun lensa yang digunakan pada kamera ini berjumlah dua atau lebih, dimana masing-masing lensa memiliki karakteristik tersendiri dalam merekam obyek yang dipotret berdasarkan nilai spektral yang digunakan. Sehingga kamera ini juga disebut sebagai kamera multispektral. Hasil perekaman dari kamera ini dijadikan bahan analisis lebih lanjut untuk pengkajian sumberdaya alam maupun sumberdaya kulutral.

Senin, 17 September 2012

Peta Topografi VS Peta RBI


Peta topografi merupakan peta yang menggambarkan kenampakan permukaan bumi. Dalam pengertian yang lebih luas, topografi tidak hanya mengenai bentuk permukaan saja, tetapi juga vegetasi dan pengaruh manusia terhadap lingkungan, dan bahkan kebudayaan lokal. Topografi umumnya menyuguhkan relief permukaan, model tiga dimensi, dan identifikasi jenis lahan. Sebelum bakosurtanal membuat peta yang kemudian dinamakan Rupa bumi Indonesia, telah dikenal jenis peta topografi yang dibuat oleh Army Map Service (AMS) US, yang kemudian dinamakan LCO (Lambert Conical Orthomapic)

Kamis, 06 September 2012

Pohon, Daun dan Angin


DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal ?
POHON
Orang2 memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon.
AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku.
AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali...
Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya. ..
Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..
Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja.
AKU menyukainya. .sangat menyukainya. .
Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandirian nya..kepandaiann ya dan kekuatannya. ..

Sabtu, 01 September 2012

"Parade Pelangi Nusantara" sebagai Aksi Penyambutan Mahasiswa Baru UGM 2012

http://citizen6.liputan6.com/read/433679/parade-pelangi-nusantara-2012


Universitas Gajah Mada (UGM) mempunyai acara besar yang dilaksanakan tiap tahun. Setelah melakukan seleksi mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia akhirnya pada, Kamis (30/8) sekitar 9500 calon mahasiswa baru UGM atau yang biasa disebut Gadjah Mada Muda (GAMADA) resmi menjadi mahasiswa UGM 2012. Mahasiswa baru yang sudah terdaftar diwajibkan mengikuti PPSMB (Pelatihan Pembelajaran Sukses Mahasiwa Baru). PPSMB dibagi menjadi dua bagian, yaitu PPSMB Universitas dan PPSMB fakultas.

Jumat, 24 Agustus 2012

SMA dan SMK di mata mbaah mbah

heloooo world .. gimana kabarnya? masih dlm suasana idul fitri nihh, aku ucapin minal aidin wal faidzin .. mohon maaf lahir dan batin yaaaa^^
okee.. postingan aku kali ini masih seputar lebaran. Lebaran memang mempunyai sesuatu yg khas. Yap, selain makanan ketupat dan opor ayam, kegiatan door to door masih terjamin kelangsungannya sampai sekrang. Menjalin silaturahmi, menjaga tradisi.
terkait dengan acara door to door tsb, ada sesuatu yg menarik ketika aku mengunjungi salah seorang mbah mbah bersama keluargaku. Waktu itu malam hari, dimana orang2 sudah pada sepi berminta maaf an. -_-" .. Bukan mbah2nya yg membuat aku tertarik, namun wejangan2 yg beliau berikan tsb yang membuat hati berdesiirr. #eaaa .. dari awal memang mbah2 tsb sudah keliatan pintar. Walaupun badannya tua renta, namun masih terlihat bugar bertenaga, apalagi petuah petuah yg tak terduga di perkataannya.

Rabu, 08 Agustus 2012

STEREOSKOPIS

Stereoskopis adalah merupakan ilmu yang sekaligus juga seni dalam penggunaan tampilan binokuler untuk pengamatan fotografi yang bertampalan atau tampilan perspektif lainnya. Penginderaan jauh sistem foto udara memanfaatkan teknik stereoskopis ini untuk mendapatkan informasi turunan dari serangkaian data foto udara seperti ketinggian, jarak, volume dan lain-lain. Untuk menghasilkan pandangan stereoskopis ini, digunakan alat pengamatan yang mampu menghasilkan pandangan stereoskopis pada foto udara bertampalan yaitu stereoskop. Melalui stereoskop ini, obyek-obyek yang terdapat pada area tampalan foto akan nampak seperti gambar tiga dimensi yang dapat diukur ketinggian atau kedalaman obyek tersebut.
Pandangan tiga dimensi dari hasil pengamatan stereoskopis ini muncul dalam otak sebagai akibat adanya perpaduan dua gambar dengan sudut pandang yang berbeda. Masing-masing mata pengamat (observer) akan mendapatkan informasi dari gambar yang berada dibawahnya. Informasi dari kedua gambar tersebut diterima oleh otak manusia dan diterjemahkan sebagai gambar yang tiga dimensi.

Interpolasi Garis Kontur


Garis kontur adalah garis khayal dilapangan yang menghubungkan titik dengan ketinggian yang sama atau garis kontur adalah garis kontinyu diatas peta yang memperlihatkan titik-titik diatas peta dengan ketinggian yang sama. Nama lain garis kontur adalah garis tranches, garis tinggi dan garis tinggi horizontal. Garis kontur + 25 m, artinya garis kontur ini menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian sama + 25 m terhadap tinggi tertentu. Garis kontur disajikan di atas peta untuk memperlihatkan naik turunnya keadaan permukaan tanah. Aplikasi lebih lanjut dari garis kontur adalah untuk memberikan informasi slope (kemiringan tanah rata-rata), irisan profil memanjang atau melintang permukaan tanah terhadap jalur proyek (bangunan) dan perhitungan galian serta timbunan (cut and fill) permukaan tanah asli terhadap ketinggian vertikal garis atau bangunan. Garis kontur dapat dibentuk dengan membuat proyeksi tegak garis-garis perpotongan bidang mendatar dengan permukaan bumi ke bidang mendatar peta. Karena peta umumnya dibuat dengan skala tertentu, maka untuk garis kontur ini juga akan mengalami pengecilan sesuai skala peta.

PERBEDAAN PROYEKSI UNIVERSAL TRANSVERSE MERCATOR (UTM) DAN TRANSVERSE MERCATOR (TM)



PROYEKSI  UNIVERSAL TRANSVERSE MERCATOR (UTM)
Proyeksi bekerja pada setiap bidang Elipsoide yang dibatasi cakupan garis meridian dengan lebar 6º yang disebut Zone.
ZONE :
Penomoran Zone merupakan suatu kesepakatan yang dihitung dari Garis Tanggal Internasional (IDT) pada Meridian 180º Geografi ke arah Barat - Timur, Zone 1 = (180ºW sampai dengan 174ºW). Wilayah Indonesia dilingkup oleh Zone 46 sampai dengan Zone 54 dengan kata lain dari Bujur 94º E(ast) sampai dengan 141 E(ast) .
Karakteristik :
-          Proyeksi garis Meridian Pusat (MC) merupakan garis lurus vertical pada tengah bidang proyeksi.
-          Proyeksi garis lingkar Equator merupakan garis lurus horizontal di tengah bidang Proyeksi.

Selasa, 07 Agustus 2012

SERDADU, AKU MERINDU.....

Jejak Sang Mata Pena: SERDADU, AKU MERINDU.....

KRS~an

Senin, 6 Agustus 2012 halaman fakultas geografi terlihar sangat ramai. Kenapa kenapa?? yaaaa, kita dibungungkan dengan masalah KRS. You know KRS?  Bukan masalah KRS nya sih, tapi maslah perubahan kurikulum dan sangat berpengaruh ke KRS. Dengan adanya perubahan kurikulum tsb, para mahasiswa menjadi kaget dan bisa dibilang tidak siap dengan kondisi yang ada. Ditambah lagi dengan belum adanya sosialisasi dari pihak akademik, juga semakinmenambah berat masalah ini. Hahaha ..
Alhamdulillah, beberapa jam kemudian, akademik geografi menjawab kegalauan saya. Beberapa hari lagi akan diadakan sosialisasi perubhan kurikulum per prodi. Semoga bisa mencerahkan semuanya dan juga perubahan kurikulum tsb bisa mengatasi beratnya kuliah yg dialami oleh mahasiswa2 geo saat ini. Semoga :)

About

Blogger templates